Sebabnya Pelaku Pencemaran Lingkungan Bisa Kena Pasal Korupsi

Pelaku pencemaran lingkungan bisa dikenai pasal tindak pidana korupsi. Begitu dikatakan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat H Mochamad Iriawan saat meninjau hulu Sungai Citarum atau Kilometer Nol Citarum di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat (6/7/2018).

Terkait hal itu, Pemprov Jabar telah berkoordinasi dengan KPK. Pemprov Jabar meminta agar pencemaran lingkungan bisa dimasukkan dalam kategori korupsi. “Itu nanti domainnya KPK, kemarin kamisudah menyampaikan ada ranah ke sana, sehingga nanti akan ada efek jera,” kata M Iriawan.

Baca Juga: polusi udara 

Rapat koordinasi antara Pemprov Jawa Barar dengan Kepala Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK Asep Rahmat Suwanda terkait penerapan pasal korupsi juga diharapkan akan lebih menimbulkan efek jera dan sanksi hukum lebih berat.

Artikel Terkait: lingkungan alam

Untuk itu, Iriawan meminta para pengusaha yang ada di sekitar DAS Citarum agar menerapkan Instalasi Pengolahan Air Limah (Ipal) dengan baik, pasalnya masih ada beberapa pabrik yang membuang limbah sembarangan.

“Kami berharap para pengusaha, khususnya pabrik-pabrik di sekitar Citarum untuk segera melakukan pengolahan limbah yang sesuai dengan aturan yang harus ditaati. Yang jelas harus ada penegakan hukum bagi pabrik yang masih bandel,” kata Iriawan.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang M Naser menuturkan sejauh ini ada 126 pabrik yang diberikan peringatan oleh pemerintah. “Ada 126 pabrik yang sedang diberi peringatan oleh pemda. Dan mereka (pengusaha) sedang dibina,” kata Bupati Bandung seperti dikutip Antara.

Advertisements

Ajang Mencari Barista Terbaik Indonesia

Dikatakan Rhesa, konsep O2O ini muncul dikarenakan ada sebuah perubahan yang membuat pasar bergeser. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan dari sisi channel. Zaman modern ini terdapat channel online yang membuat orang berbelanja tidak perlu beranjak dari rumahnya, cukup dengan memesan lewat internet.

Terlepas dari sudah terbiasanya masyarakat dalam belanja online, konsumen Indonesia masih belum bisa terlepas dari kebiasaan belanja offline. Pada intinya, konsumen indonesia belum bisa terlepas seutuhnya dari kebiasaan belanja konvensional.

Baca Juga: artikel pendidikan 

“Behavior baru konsumen Indonesia ini menunjukkan dua peluang baru baik dari sisi pengusaha retail offline, ataupun online. Peluang-Peluang ini dimanfaatkan oleh kedua pengusaha baik dibidang offline ataupun online,” terangnya lagi.

Artikel Terkait: global warming 

Menurutnya, bisa dilihat beberapa contoh pengusaha retail yang sedang mengembangkan channel onlinenya adalah Alfamart, Carrefour dan Indomaret. Sampai saat ini masih belum terdengar berita tentang suksesnya tranformasi online yang dilakukan oleh mereka, akan tetapi patut kita tunggu hasil dari perubahan channel mereka ke online.

Yang terbaru saat ini adalah maraknya konsep Online to Offline (O2O). Konsep ini bertujuan untuk menghadirkan toko fisik dari e-commerce agar pelanggan dapat memiliki experience dalam berbelanja. Beberapa contoh seperti mataharimall.com dan bhineka.com sudah menghadirkan layanan ataupun toko fisiknya secara offline.

Bisnis Fashion Paling Cocok Marketing Via O2O

Sebuah perusahaan di Kota Bandung, PT Bes Mestro Waralaba atau kerap dikenal klick & share dilaporkan sejumlah investornya ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar dengan tuduhan penipuan dan penggelapan. Laporan mereka dalam surat tanda bukti lapor di Polda Jabar Nomor : LPB/590/VII/2018/Jabar pada 2 Juli 2018.

Korban diyakini lebih dari 10 orang.

Baca Juga: marketing adalah  

“Kami melaporkan perusahaan yang bergerak di bidang jasa itu ke Polda dengan dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan,” kata Yeye Sumiaty, pelapor mewakili korban lainya saat dihubungi, Jumat (6/7/2018).

Baca Juga: tugas supervisor 

Perusahaan tersebut bergerak di bidang jasa periklanan secara multilevel marketing.

Dalam menjalankan usahanya, mereka menawarkan sejumlah paket usaha periklanan mulai dari Rp 250 ribu, Rp 500 ribu hingga Rp 10 juta. Ada Cerita di Balik Nama Remaja Kembar Tak Identik Republik Indonesia 1 dan Republik Indonesia 2.

Artikel Terkait: komunikasi adalah 

Yeye dan korban lainnya membayarkan ‎sejumlah uang dengan imbalan tertentu sesuai paket yang dibeli.

Misalnya saja, dengan membeli paket hak usaha Rp 200 ribu, setiap penyetor akan mendapat komisi afiliasi peluang usaha 10 persen, komisi klik & share iklan 2000, komisi afiliasi asuransi jiwa 21,5 persen + 10 persen hingga maksimal penghasilan klik iklan Rp 600 ribu.

Yeye menjelaskan, dalam spot iklan secara online itu korban mendapat hak berupa komisi dari klik yang dilakukan sebesar Rp 2 ribu per 1 klik i‎klan selama masa kontrak spot iklan tersebut.

Beginilah Tradisi Demokrasi Indonesia Yang Sangat Unik

Fahri mengajak netizen Kota Padang untuk kembali mengingat dan mengambil inspirasi dari perjalanan sejarah Sumatera Barat sebagai basis pendidikan, intelektualitas dan kehidupan demokrasi.

“Kota Padang ini adalah perlambang tradisi demokrasi Indonesia. Sumatera Barat ini melahirkan tokoh bangsa kelas dunia seperti Mohammad Hatta, Natsir, Sutan Syahrir, Hamka. Tradisi intelektual, agama, kehidupan bernegara dan berdemokrasi sangat kuat dari tokoh Minang. Ini yang harus terus menginspirasi anak muda Sumatera Barat ” katnya.

Baca Juga: demokrasi liberal 

Fahri Hamzah melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari di Sumatera Barat (6-7Juli). Sebelum acara #NgopiBarengFahri di Kafe D’Layla, Fahri Hamzah menghadiri akad nikah putra Gubernur Sumatera Barat.

Artikel Terkait: pengertian pancasila 

Selanjutnya menjadi Khatib Jum’at di Masjid Raya Sumatera Barat. Setelah #NgopiBarengFahri dilanjutkan nonton bareng #PialaDunia2018.

Rencananya besok Fahri Hamzah bersama rombongan akan menghadiri Pembukaan Musyawarah Besar Ikatan Alumni Perguruan Thawalib dan Peringatan ke-107 Perguruan Thawalib di Padang Panjang.

Mengapa masih ada pembubaran acara diskusi mahasiswa Papua?

Acara diskusi dan pemutaran film tentang aspirasi kemerdekaan Papua yang digelar oleh mahasiswa Papua di kota Malang, Jawa Timur, Minggu (01/07), dibubarkan oleh sekelompok anggota masyarakat.

Pembubaran acara ini dilaporkan sempat diwarnai insiden adu mulut, perusakan barang-barang, serta serangan fisik terhadap mahasiswa Papua, tetapi dibantah oleh kepolisian.

Kepolisian kota Malang menyebut sekelompok anggota masyarakat membubarkan acara itu karena materi diskusinya dianggap meresahkan warga.

“Kalau (pembubaran) dari kami tidak ada. Penolakan murni dari warga (kota Malang),” kata Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Senin (02/07), seperti dilaporkan wartawan di Malang, Eko Widianto, untuk BBC News Indonesia.

Baca Juga: contoh teks prosedur 

Hampir ‘100 warga Papua meninggal dunia di tangan aparat’, penyelesaian ‘berjalan di tempat’.

Artikel Terkait: algoritma adalah 

Menurutnya, warga kota Malang mengetahui aktivitas para mahasiswa Papua itu melalui media sosial. “Mereka (warga) sudah memberikan himbauan, tapi tidak dihiraukan,” kata Asfuri.

Polisi juga menyebutkan pembubaran acara itu juga dilatari ulah mahasiswa Papua yang dianggap menolak pindah, walaupun disebutkan masa kontrakannya sudah berakhir.

Polisi Mediasi Kericuhan Mahasiswa Papua dan Warga

Usai ricuh pemutaran film Papua Merdeka, Polres Malang Kota melakukan mediasi antara warga Jalan MT Haryono, Dinoyo, Kota Malang, Jawa Timur, dengan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Aula Rupatama, Polres Malang Kota, pada Senin, 2 Juli 2018.

Baca Juga: pengertian konflik 

Tiga tokoh pimpinan daerah Kota Malang turut hadir dalam mediasi antara warga dan mahasiswa. Mereka adalah Kapolres Malang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Asfuri bersama Pelaksana Tugas Wali Kota Malang Sutiaji dan Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol Infanteri Nurul Yakin.

Baca Juga: teori motivasi  

“Masyarakat Malang ini selalu guyub. Saya pesan ke adik-adik mahasiswa silakan belajar menuntut ilmu dengan baik setelah itu bisa membangun Papua. Karena masyarakat bagaimana pun juga sebisa mungkin menjaga keutuhan NKRI,” kata Asfuri.

Artikel Terkait: pengertian kurikulum 

Asfuri membantah keterlibatan aparat keamanan dalam pembubaran diskusi dan pemutaran film Papua Merdeka yang dilakukan mahasiswa Papua di sebuah rumah kontrakan di Jalan MT Haryono Gang 8 C RT 3 RW 4, Dinoyo.

“Dari polisi tidak ada yang ikut membubarkan. Warga itu mengetahui dari media sosial dan memberitahu agar tidak melakukan hal itu (pemutaran film). Jadi bukan pengusiran, tapi penolakan warga terkait kegiatan yang dilakukan mahasiswa kemarin malam,” tutur Asfuri.

Kelangsungan Proyek SPAM Karian Masih Studi Kelayakan

Dengan melihat bibit setiap tahun kurang lebih dari satu juta, kita akan melihat kira-kira nilai pengembalian bibit itu berdasarkan nilai dari masing masing jenis dari empat belas itu kemudian kita akan menganalisis kapan dia mengembalikan tingkat investasi dari tiga koma sekian miliar tadi dilihat dari aspek NPV, WCR,IRR, sehingga kita punya gambaran bahwa investasi yang ditanam akan dikembalikan pada tahun berapa.

Baca Juga: kata baku 

Juga bagi mahasiswa mungkin bisa menyusun suatu rencana bisnis ke depan. Dengan dana yang dimiliki dia bisa merencanakan bisnis di bidang pertanian maupun kehutanan.

Artikel Terkait: fungsi bahasa indonesia 

Kegiatan praktek ini disambut oleh pengelola persemaian permanen Fatukoa didampingi oleh bagian administrasi dan keuangan Ibu Yuni dan beberapa karyawan lainnya.

Dalam praktek ini pihak pengelola persemaian permanen Fatukoa mempunyai harapan kepada mahasiswa, jadilah jembatan untuk menyampaikan hal hal positif kepada masyarakat umumnya, supaya bisa memanfaatkan persemaian permanen ini dengan baik dan juga gratis tampa biaya apapun.

“Harapan kami dari BPDAS HL dalam hal ini adalah persemaian permanen sebagai penyedia tanaman di wilayah pulau Timor, harapan kami masyarakat bisa datang ambil, kami menyediakan dengan gratis tanpa biaya apapun.dan kalau biaya pengangkutan ditanggung sendiri,” kata Paul.

“Harapan kami bagaimana program pemerintah dalam hal ini kementerian kehutanan untuk menghijaukan. Apalagi kita di pulau timor ini adalah batu berkarang, tanah berkarang dan tanah berbatu. Jadi bagaimana kita tanam untuk membuktikan kepada masyarakat luar NTT bahwa Masayarakata NTT bisa bersaing dengan orang orang di luar NTT.”

Sedangkan menurut mahasisiwa Sebti Ratu praktek ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa dimana mahasiswa mengetahui bagaimana peran dari BPDASHL dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup dan juga mengajak kita semua untuk berinvestasi bagi masa depan yang cerah,dan juga anakan yang diberikan dengan gratis.