OPMS Target Produksi 24 Ribu Ton Besi Scrap dari Kapal Bekas

PT Optima Prima Metal Sinergi (OPMS), perusahaan besi scrap kapal bekas terbesar di Indonesia, tahun 2019 menargetkan mampu menjual 24 ribu ton besi scrap.

Besi scrap tersebut, merupakan hasil pemotongan dari kapal-kapal bekas. Untuk merealisasikan target tersebut OPMS akan terus menambah kontrak pembelian kapal bekas.

Baca Juga: besi hollow

OPMS Target Produksi 24 Ribu Ton Besi Scrap dari Kapal Bekas

Direktur Utama OPMS, Meilyna Widjaja mengatakan, industri besi scrap kapal bekas memiliki potensi pasar yang sangat besar.

Dari sisi bahan baku, sebagai negara maritim Indonesia memiliki ribuan kapal yang usianya sudah sangat tua. Sementara kebutuhan besi scrap juga terus bertumbuh sejalan dengan meningkatnya permintaan besi baja di dalam negeri.

“Untuk memenuhi bahan baku, kami membeli kapal-kapal bekas yang berbobot mulai 1000 – 10 ribu DWT. Setahun kami memotong sebanyak 8- 10 kapal bekas,” ujar Meilyna kepada wartawan saat berkunjung ke lokasi pemotongan kapal di Kamal, Madura, Jawa Timur (8/8/2019).

OPMS Target Produksi 24 Ribu Ton Besi Scrap dari Kapal Bekas

Menurut Meilyna, kapal-kapal bekas yang menjadi target merupakan kapal yang melebihi usia operasional dan tidak bisa di asuransikan lagi. Saat ini usia rata-rata kapal di Indonesia berkisar antara 20-25 tahun. Sementara perusahaan asuransi sudah tidak akan membiayai kapal dengan usia lebih dari 25 tahun.

Berdasarkan data Indonesian National Shipowners Association (INSA) pada 2016 jumlah kapal di Indonesia mencapai lebih dari 24 ribu. Dari jumlah itu sebanyak 1900 lebih kapal memiliki bobot lebih dari 10 ribu DWT

“Kami memiliki kerjasama dan hubungan baik dengan sejumlah perusahaan pelayaran di Indonesia. Kami optimis dengan didukung manajemen dan SDM yang sudah teruji, bisnis OPMS akan terus tumbuh positif,” katanya menambahkan.

OPMS Target Produksi 24 Ribu Ton Besi Scrap dari Kapal Bekas

Direktur Keuangan PT OPMS, Priyambodo Krinamurti menjelaskan, bertumbuhnya bisnis manufaktur dan infrastruktur akan mendorong kebutuhan besi dan baja terus meningkat. Sehingga kebutuhan besi scrap juga akan ikut naik signifikan.

“Di Jawa Timur saja kapasitas produksi pengolahan besi baja sekitar 2,4 juta ton per tahun. Ini menjadi peluang bagi OPMS untuk memasok bahan baku ke perusahaan pengolahan besi baja,” jelas Alan.

OPMS Target Produksi 24 Ribu Ton Besi Scrap dari Kapal Bekas

Bagi perusahaan pengolahan besi baja, penggunaan besi scrap jauh lebih efisien. Selain itu dengan kualitas bahan baku yang lebih terjamin, produksi besi baja yang dihasilkan akan lebih baik.

Artikel terkait: berat besi beton

“Dengan memasok bahan baku besi scrap ke perusahaan pengolahan besi baja kami juga ikut mengurangi impor. OPMS dengan standar produk yang dimiliki optimis bisa mengoptimalkan peluang bisnis yang sangat besar ini,” tuturnya.

Advertisements

Inilah 7 Desain Kamar Mandi Mewah untuk Inspirasimu

Mau merancang kamar mandi idaman seperti hotel berbintang? Kamar mandi yang bersih, cantik, dan memiliki susunan yang rapi tentu akan memberikan perasaan relaks. Kamu yang memiliki selera tinggi pasti ingin memiliki tampilan kamar mandi yang mewah.

Baca Juga: closet duduk

Dalam mendesain kamar mandi impian, tentu banyak elemen yang harus kamu pertimbangkan. Mulai dari desain lantai, pemilihan warna, furnitur, hingga bujet yang harus dipersiapkan. Yuk, lihat inspirasi kamar mandi mewah yang bisa kamu tiru berikut ini.

1. Kamar mandi dengan batu marmer
Desain kamar mandi menggunakan batu marmer termasuk salah satu yang paling disukai. Hanya dengan menggunakan keramik dari marmer, kamu sudah bisa mendapatkan tampilan kamar mandi yang istimewa dan juga mewah.

Marmer sendiri sudah terkenal sebagai material yang mampu memberikan suasana mewah pada hunian karena tampilannya yang unik. Agar kamar mandi terlihat semakin sempurna, tambahkan lampu spotlight untuk menyorot bagian sudut atau sisi lain kamar mandi.

2. Kamar mandi dengan keramik putih
Penggunaan lantai mozambik putih pada kamar mandi akan membuatnya terlihat semakin elegan dan stylish karena desainnya yang monokrom. Berkat keramik warna putih, kamar mandi akan terlihat lebih bersih, simpel, dan elegan. Untuk menambahkan kesan mewah, tambahkan pigura yang mengusung karya seni abstrak pada kamar mandi. Tambahkan pula vas bunga di samping wastafel sebagai pemanis ruangan.

3. Hiasan tanaman
Tak harus menggunakan banyak dekorasi untuk menciptakan desain kamar mandi mewah. Dengan dinding yang didominasi oleh warna terang, komposisi pencahayaan yang baik, serta penempatan tanaman hias di dalam kamar mandi akan membuat kamu betah berlama-lama di dalamnya. Setelah lelah beraktivitas, kehadiran tanaman di dalam kamar mandi akan menenangkan pikiran kamu, lho.

Artikel Terkait: harga spandek

4. Aksesoris tangga kayu
Penerapan aksesoris seperti tangga kayu juga dapat menjadi alternatif untuk membuat kamar mandi terlihat mewah. Kamu bisa meletakkan rak tangga berukuran sedang dari bahan kayu sebagai tempat untuk menggantung handuk. Suasana alami, indah, dan menenangkan akan kamu rasakan dari unsur kayu ini. Selain untuk menyimpan dan menjemur handuk, bisa juga untuk meletakkan beberapa dekorasi seperti lilin aromaterapi atau kaca kecil.

Jadi Sarang Ribuan Kelelawar, Atap Pendopo Parasamya Bantul Ambrol

Atap sisi utara Pendopo Parasamya Pemkab Bantul ambrol pada Rabu (14/8) sekitar pukul 11.30 WIB. Beruntung, tidak ada kegiatan di pendopo pada saat kejadian.

1. Genting hingga kerangka atap pendopo berjatuhan

Artikel Terkait: harga genteng metal

Dari pantauan IDN Times di lokasi, atap tampak runtuh bersama dengan kayu usuk dan reng. Genting juga berhamburan di sisi utara Pendopo Parasamya. Dari lubang menganga di atap, tampak kelelawar beterbangan.

Kawanan kelelawar itu diduga sudah puluhan tahun hidup di balik atap pendopo Parasamya. Bau tak sedap dari kotoran dan kencing kelelawar menyebar di sekitar pendopo.

2. Atap Pendopo Parasamya sudah berusia 25 tahun‎
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Bantul Bobot Ariffi’aidin mengatakan robohnya atap sisi utara Pendopo Parasamya Pemkab Bantul diduga karena usia pendopo yang hampir mencapai 25 tahun. Apalagi, atap pendopo digunakan untuk sarang kelelawar yang jumlahnya bisa mencapai ribuan.

“Diduga kuat robohnya pendopo karena faktor usia dan juga karena kotoran serta air kencing kelelawar yang membuat kerang kayu usuk dan reng rapuh sehingga ambrol,” katanya, Rabu (14/8).

Petugas dari Dinas Perhubungan langsung memasang garis pengaman di sekitar pendopo agar tidak ada yang mendekat demi keamanan dan keselamatan para ASN dan para tamu.

3. Seluruh kerangka atap pendopo akan dicek untuk mengetahui tingkat kerusakan‎
Bobot menjelaskan belum bisa memprediksi apakah rapuhnya kayu usuk dan reng di atap pendopo hanya di sisi utara karena kondisi atap di sisi barat, timur dan selatan juga perlu dicek.

“Kita cek semuanya sebelum diperbaiki yang roboh atau harus direhab total. Saya juga belum tahu biaya yang harus disiapkan untuk perbaikan pendopo karena harus dicek dulu semuanya,” ujarnya.

4. Bupati minta atap pendopo diperbaiki dengan kualitas kayu yang lebih baik

Sementara, Bupati Bantul Suharsono mengatakan faktor usia dan keberadaan kelelawar dalam atap pendopo diduga menjadi penyebab robohnya atap sisi utara pendopo Parasamanya.

“Ya saya minta cek keseluruhan, jika memang nanti minta diganti semua atapnya ya harus diganti. Jangan sampai usai saya memimpin Bantul ada kejadian atap pendopo runtuh lagi,” ungkapnya.

Artikel Pilihan Redaksi: genteng murah

“Kalau ada dana taktis yang bisa dipakai silakan digunakan saja,” ujarnya lagi.

Suharsono mengaku sudah meminta kepada pejabat terkait untuk segera menindaklanjuti agar atap pendopo Parasamya segera diperbaiki. Sebab, pendopo sangat vital untuk berbagai acara yang ada di Pemda.

“Yang jelas kalau besok diperbaiki total, bahan kayu juga harus bagus. Jangan kayu kalimantan lagi. Kalau bisa kayu jati biar lebih awet,” tuturnya.‎

Kantor Bupati Bantul Heboh Atap Pendopo Parasamya Roboh

Komplek Kantor Bupati Bantul, Yogyakarta, Rabu siang (14/8/2019) mendadak heboh dan gempar karena atap bangunan pendopo Parasamya kantor Bupati Bantul runtuh pada sisi bagian utara.

Baca Juga: harga galvalum

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena secara kebetulan di tempat itu sedang tidak ada kegiatan.

” Suaranya gemuruh kayak gempa. Saya kan berada di lantai 3, jadi saya melihat ketika atap tersebut ambrol,” ujar Rachmanto salah seorang staf Dinas Kominfo Kabupaten Bantul.

Ia mengatakan kemungkinan runtuhnya atap tersebut akibat usia bangunan yang sudah tua, sekitar 25 tahun belum dilakukan renovasi sehingga kayu – kayu penyangganya sudah rapuh.

” beruntung ya pas tidak ada kegiatan. Padahal di pendopo tersebut hampir setiap hari ada kegiatan masyarakat. Namun untuk hari ini kebetulan sedang kosong tidak ada kegiatan,” katanya.

Rachmanto menceritakan sekitar pukul 11.30 WIB terlihat atap turun ke bawah bersama dengan kayu usuk dan reng serta Genting jatuh berhamburan di sisi utara pendopo Parasamya. Akibatnya pada lubang menganga di sisi utara karena atap dan kerangka kayu roboh. Selain itu, dari atap yang roboh tersebut muncul kelelawar berterbangan karena memang Pendopo tersebut merupakan sarang kelelawar.

Bau tak sedap dari kotoran dan kencing kelelawar cukup menyengat menyebar di area pendopo Parasamnya terutama ketika ada hembusan angin yang lebih kencang. Petugas Dinas Perhubungan kemudian memasang garis pengaman di sekitar pendopo pasca kejadian tersebut dengan tujuan agar tidak ada yang mendekat di lokasi kejadian demi alasan keselamatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul, Bobot Ariffi’adin, mengatakan, robohnya atap sisi utara pendopo parasamnya Kantor Bupati Bantul diduga karena rapuh dan usia pendopo yang sudah tua.

“Usia pendopo yang hampir mencapai 25 tahun dan di dalam atap pendopo tersebut digunakan untuk besarang kelelawar yang jumlahnya mencapai ribuan,” ujar Bobot.

Pilihan Redaksi: harga gypsum

Menurutnya diduga selain karena usia pendopo yang sudah cukup tua, juga banyaknya kelelawar yang bersarang di dalam pendopo, membuat beban kayu atap pendopo menjadi semakin berat. Hal ini diperparah lagi dengan adanya air kencing kelelawar yang mempercepat rapuhnya kerangka kayu.

“Ini selain karena faktor usia juga karena ribuan kelelawar yang ada di dalamnya,”tandasnya.

Sementara itu wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan, bangunan tersebut akan segera direnovasi, meskipun belum dianggarkan, namun nanti akan dibangun dengan secepatnya.

” pasti, pasti akan segera direnovasi atap yang rusak tersebut. Kita akan perbaiki secepatnya meski belum dianggarkan. Kita akan geser dana lain untuk memperbaiki atap yang runtuh ini karena bangunan tersebut sering digunakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Petani Bikin Sumur untuk Pengairan Sawah

Sejumlah petani di Desa Brangsong, Kecamatan Brangsong, terpaksa membuat sumur untuk mengairi sawahnya. Hal itu karena saluran irigasi yang kerap digunakan petani untuk mengairi sawah mengering karena kemarau. Jika tidak diberi air, tanaman yang sudah mereka tanam terancam gagal panen.

Baca Juga: pompa air shimizu

Sumur yang dibuat di tengah sawah itu untuk mencukupi kebutuhan air yang digunakan menyirami tanaman. Sumur dibuat dengan kedalaman 1,5 meter dan membantu petani mendapatkan pasokan air. Kurangnya curah di desa tersebut, menyebabkan tanah mulai retak. Saluran irigasi di sana juga sudah mengering kurang lebih dua bulan.

Salah satu petani, Umi Salamah mengatakan, dia terpaksa membuat sumur untuk memenuhi kebutuhan air sawahnya. Mencukupi kebutuhan air, dia harus menggunakan mesin pompa mengambil air dari sungai besar yang berjarak sekitar 300 meter.

‘’Di Desa Brangsong setidaknya ada 30 hektarearea sawah yang mengalami kekeringan dan terancam gagal panen. Kondisi tanah di areal persawahan mulai retak-retak karena tidak lagi mendapatkan pasokan air,’’ tutur dia, Selasa (16/7).

Petani lainnya, Dimyati, mengaku, kondisi kekeringan lahan pertanian di Desa Brangsong sudah terjadi hampir dua bulan. Pasokan air dari saluran irigasi tidak mampu mengairi sawah yang berada di tengah.

‘’Kami terpaksa menyewa mesin pompa agar bisa mendapatkan air. Jika tidak disedot menggunakan pompa, air tidak bisa untuk mengairi sawah. Ongkos sewa pompa Rp 300 ribu/hari,’’ kata dia.

Pilihan Redaksi: closet duduk

Petani khawatir jika kondisi ini tidak segera ditangani, 30 hektare tanaman padi tidak bisa panen dan mengering. Petani terancam gagal panen dan mengalami kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Dokter yang Berbisnis Akrilik

Inspirasi wirausaha bisa datang dari mana saja dan menjalani aktivitas berwirausaha juga bisa dilakoni siapa saja. Mahdalena Ariyani yang akrab dipanggil Ellen, seorang dokter di Binjai, Sumatera Utara tak sekadar menjadi pebisnis tetapi juga sekaligus gemar berbagi pengetahuan sehingga orang-orang di sekitarnya juga bisa merasakan manfaat dari keterampilan yang diberikan lewat Rumah Kreatif Ellen miliknya.

Baca Juga: harga acrylic

Kebolehan berkreasi menciptakan aneka barang dari bahan akrilik seperti tas,bunga imitasi, gelang,kalung, bros dan aneka bros telah memberi tak hanya keuntungan materi berupa omzet Rp 60 juta – Rp 130 juta per bulan, tapi juga kepuasan batin karena sukses menciptakan peluang usaha bagi warga sekitar serta orang-orang yang juga tertarik dengan kerajinan akrilik.

“Awalnya saya cuma pasien dokter Ellen yang fokus dengan pengobatan herbal.

Tapi saat berobat saya lihat ada kesibukan lain di samping klinik. Ternyata ada latihan membuat berbagai aksesoris dari akrilik. Jadi, saya penasaran dan datang ke situ untuk ikut belajar sampai sekarang,” ujar Mei Susanti (31), seorang warga asal Kuala Begumit yang terlihat serius mengikuti pelatihan keterampilan akrilik di rumah kreatif ellen.

Selain Mei Susanti terlihat banyak ibu-ibu yang datang ke rumah kreatif tersebut.

Bahkan tak hanya ibu-ibu ada juga para siswa dari berbagai sekolah bahkan juga dari kalangan bapak-bapak.Selain penjualan dari berbagai produk yang dihasilkan, Rumah Kreatif Ellen mendapatkan pemasukan dari penjualan bahan baku akrilik yang dibeli konsumen yang ingin berlatih kerajinan ini.Untuk berbagai produk yang dihasilkan harganya variatif seperti dompet dan tas mulai dari Rp 150 ribu – Rp 250 ribu. Tempat tisu Rp 130 ribu, tempat air mineral Rp 150 ribu dan bunga mulai dari harga Rp 130 ribu.

“Yang datang berkisar 30 hingga 60 orang per hari. Hampir setiap hari itu ada saja yang baru, biasanya mereka datang dari berbagai pengajian atau arisan,” ujar dokter Ellen. Mereka yang datang juga mengetahui biaya produksi yang mereka siapkan serta harga penjualannya. Harga akrilik juga dijual beragam sesuai jenisnya, dengan ukuran juga macam-macam. Mulai per 100 gram dengan harga Rp14.000- Rp 25.000. Ada juga dijual per lusin seperti jenis manik kristal, per lusinnya Rp 4500.

Menggeluti usaha dari hobi selain mendapatkan materi juga mendapat kepuasan tersendiri kerena mengerjakan sesuatu yang memang disenangi.Selain itu memberi jalan bagi orang lain untuk berkesempatan memperoleh pendapatan tambahan dari kerajinan akrilik juga memberi kegembiraan batin bagi dokter ini.Seperti pengakuan ibu-ibu yang mengikuti pelatihan di Rumah Kreatif Ellen, mereka bisa mendapat penghasilan tambahan dari orderan dari tetangga, kerabat maupun teman dari kerajinan akrilik ini. Tak heran, banyak ibu-ibu dari kelompok arisan maupun pengajian datang ke Rumah Kreatif Ellen untuk mendapat ilmu kerajinan akrilik.

Artikel Terkait: harga cat akrilik

Dokter Ellen menduplikasi berbagi ilmu keterampilan ini dari orang yang dulu mengajarinya keterampilan akrilik ini. Dulu ia tak membayar untuk memperoleh keterampilan ini namun ia hanya perlu membayar untuk membeli bahan baku saja. Maka di Rumah Kreatif Ellen tak dipungut biaya apapun untuk belajar kecuali untuk biaya bahan baku akrilik.”Saya juga bercita-cita punya galeri sendiri, jadi bisa lebih banyak menampung berbagai hasil kreasi yang kita buat, dan dibuat oleh pelanggan atau masyarakat. Kita bantu pasarkan,” ujar wanita yang kini juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Penguasaha Muslimah Indonesia (IPEMI) wilayah Binjai. Selengkapnya di rubrik entrepreneur halaman 3.

Tembok Rumah Retak dan Plafon Sekolah di Jember Ambrol

Sebuah rumah warga di Dusun Krajan 2, Desa/Kecamatan Kencong retak karena gempa Nusa Dua Bali. Selain itu plafon sekolah di Kecamatan Ledokombo juga dilaporkan ambrol akibat kejatuhan genting.

“Tadi pas gempa sekitar pukul 7 pagi, ada gempa besar itu. Sempat panik dan saya saat itu sedang siap-siap mau ke sawah,” kata salah seorang warga Dusun Krajan 2, Kecamatan Kencong, Aan Junaedi, Selasa (16/7/2019).

Baca Juga: Aquaproof

Guncangan gempa yang besar itu, kata Aan, mengakibatkan retakan di sejumlah ruangan rumahnya. “Itu di tembok dan pojokan tiang langsung muncul retakan. Lumayan cukup banyak. Di ruangan lain seperti kamar tidur juga ada. Tapi tidak sampai ambruk,” imbuhnya.

Salah seorang guru SDN Sumbersalak 05, Kecamatan Ledokombo, Nuriadi mengatakan, plafon ambrol terjadi di dua ruang kelas. Plafon tersebut ambrol karena kejatuhan genting.
Plafon kelas sebuah sekolah di Jember yang ambrol akibat gempa/Plafon kelas di sekolah Jember ambrol akibat gempa/Foto: Yakub Mulyono

“Saat itu akan memulai pelajaran. Baru akan membuka salam, terasa guncangan gempa cukup keras. Langsung saya suruh murid-murid untuk keluar kelas,” kata Nuriadi.

“Akibat gempa, 2 ruang kelas ambrol (bagian) internit (plafon), karena kejatuhan genting. Beruntung semua siswa sudah keluar ruangan. Alhamdulillah tidak ada korban,” ungkapnya.

Selain karena adanya guncangan, menurut Nuriadi, kondisi plafon tersebut juga sudah tidak lagi kuat. “Kebetulan kondisi plafon tidak layak, jadi terkena gempa, akhirnya ambruk itu,” pungkasnya.

Artikel Terkait: harga no drop

Gempa terjadi sekitar pukul 07.18 WIB. Pusat gempa berada di 9,11 Lintang Selatan dan 114,54 Bujur Timur. Atau sekitar 83 KM Barat Daya Nusa Dua. Hiposenter atau pusat gempa bumi ada di kedalaman 68 KM.